Berita,  Informasi

PERLUKAH LABORATORIUM TERAKREDITASI?

Pembukaan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mencantumkan ‘memajukan kesejahteraan umum’ sebagai salah satu tujuan negara ini didirikan. Kesejahteraan umum yang dimaksud adalah jangkauan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Di masa revolusi industri 4.0 ini, tantangan dalam mewujudkan kesejahteraan umum adalah perlindungan terhadap lingkungan hidup. Kebutuhan manusia modern yang semakin beragam membuat kelestarian lingkungan hidup terancam. Salah satu ancaman nyata adalah pencemaran air limbah industri atau usaha ke badan air.

Pencemaran air limbah ke badan air disebabkan oleh kurangnya kesadaran pelaku industri atau usaha dalam mengolah air limbah yang dihasilkan sebelum dibuang ke lingkungan. Pada umumnya, pelaku industri atau usaha belum menyadari pentingnya pengujian kualitas air limbah yang dihasilkan. Padahal air limbah yang diujikan di laboratorium terakreditasi menjadi bukti pelaporan pelaksanaan Upaya Pengelolaan Lingkungan – Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) kepada instansi kabupaten/kota.

Salah satu kendala bagi pelaku industri atau usaha dalam mengujikan air limbah yang dihasilkannya adalah belum meratanya jumlah laboratorium terakreditasi di Indonesia. Umumnya laboratorium terakreditasi berada di kota besar. Kesulitan akses dan besarnya biaya pengujian dikarenakan jarak tempuh antara industri atau usaha dengan laboratorium terakreditasi menyurutkan semangat pelaku industri untuk menaati regulasi yang telah berlaku.

Kabupaten Pemalang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang saat ini mengalami pertumbuhan jumlah industri atau usaha yang menghasilkan air limbah. Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pemalang memiliki Laboratorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang. Laboratorium ini telah mendapatkan status terakreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Akreditasi adalah prosedur yang digunakan oleh lembaga berwenang dalam memberikan pengakuan formal bahwa suatu institusi mempunyai kemampuan untuk melakukan kegiatan tertentu. KAN merupakan lembaga yang berwenang untuk melakukan akreditasi terhadap laboratorium penguji di Indonesia. KAN adalah lembaga di bawah naungan Badan Standarisasi Nasional (BSN). BSN mengatur dan menerbitkan sistem dan pelaksanaan akreditasi laboratorium. Dengan status terakreditasinya Laboratorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang maka laboratorium tersebut telah memenuhi standar dan sudah membuktikan kompetensinya sesuai dengan ISO/IEC  17025:2017.

Status akreditasi Laboratorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat Kabupaten Pemalang umumnya dan  pelaku industri atau usaha khususnya dalam mengujikan kualitas air baik air permukaan maupun air limbahnya. Hasil pengujian Laboratorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang telah memiliki legalitas untuk dipublikasikan. Mengutip penyataan Bapak Kukuh S. Ahmad selaku Sekretaris Jenderal Komite Akreditasi Nasional (KAN) bahwa akreditasi adalah salah satu kegiatan yang sangat penting dalam mewujudkan infrastruktur mutu nasional yang handal untuk meningkatkan daya saing bangsa, maka keberadaan Laboratorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang ikut berperan serta meningkatkan daya saing bangsa sehingga tercapai tujuan dari negara ini didirikan yaitu memajukan kesejahteraan umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *