Berita,  Informasi

MENUJU AKREDITASI [BAGIAN KEDUA]

         

          Apakah pembaca sekalian merasa penasaran dengan kelanjutan kisah langkah menuju akreditasi yang ditempuh oleh Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pemalang? Simak kelanjutan kisahnya di bawah ini.

Pada tahun 2018 proses persiapan akreditasi lebih mudah dilaksanakan karena ketersediaan anggaran untuk peningkatan sarana prasarana dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) laboratorium. Komunikasi antar personil laboratorium semakin meningkat dengan kebijakan laboratorium tentang rapat komunikasi setiap satu minggu sekali. Rapat komunikasi ini dimaksudkan sebagai sarana diskusi atau pertukan pikiran tentang kemajuan dan kendala dalam proses akreditasi laboratorium.

Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang telah menentukan ruang lingkup pengujian dan parameter yang akan didaftarkan dalam proses akreditasi. Dalam rangka peningkatan kompetensi teknis personil laboratorium, Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengujian Parameter yang akan Diajukan dalam Akreditasi Laboratorium dengan mengundang narasumber dari Balai Pengujian Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPL2H DLHK) Provinsi Jawa Tengah.

Sebagaimana diketahui bahwa Dokumen Sistem Mutu (Doksismut) laboratorium yang hendak melakukan proses akreditasi setelah bulan Maret 2018 wajib menggunakan acuan ISO/IEC 17025:2017, Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang bergerak cepat dengan menyusun doksismut sesuai dengan acuan terbaru. Langkah pertama yang dilakukan Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang adalah mengadakan Pelatihan Teknik Penyusan dan Pengendalian Dokumen Sistem Mutu Laboratorium dan Teknik Audit Internal Laboratorium. Pelatihan ini mengundang narasumber dari UPTD Laboratorium DLH Kabupaten Magelang sebagai salah satu laboratorium terakreditasi di Provinsi Jawa Tengah.

Peningkatan mutu dan kompetensi teknis personil Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang terus ditingkatkan dengan diselenggarakannya Pelatihan Pengambilan Sampel, K3 Laboratorium dan Penanganan Limbah Laboratorium dengan narasumber dari BPL2H DLHK Provinsi Jawa Tengah dan Pelatihan Teknis Validasi dan Verifikasi Metode Uji Laboratorium dengan narasumber dari Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) Semarang.

Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang mengadakan Audit Internal (AI) dengan bekerjasama dengan personil BBTPPI Semarang sebagai auditor karena pada saat itu Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang belum memiliki personil yang berkompeten dan tersertifikasi sebagai auditor dalam audit internal laboratorium. Setelah Audit Internal Laboratorium dapat diselesaikan dengan baik, Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang menyelenggarakan Kaji Ulang Manajemen (KUM). KUM dihadiri oleh seluruh personil manajerial Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang membahas isu-isu seputar laboratorarium.

Salah satu isu yang dibahas dalam KUM adalah pendaftaran akreditasi Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang ke Komite Akreditasi Nasional (KAN), tanpa menunggu waktu lama Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang mndaftarkan diri melalui aplikasi KANMIS milik KAN. Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang mengikuti serangkaian proses/alur yang telah ditetapkan oleh KAN. Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang harus mengikuti proses Audit Kecukupan dengan mengirimkan dokumen-dokumen yang diperlukan melalui KANMIS. Setelah Audit Kecukupan dinyatakan lolos, Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang menjalani proses Audit Kelayakan. Audit Kelayakan ini menentukan apakah Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang dapat diases lapangan oleh asesor dari KAN.       

Sebuah berita menggembirakan datang menjelang akhir tahun 2018, Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang dinyatakan lolos Audit Kelayakan dan selanjutnya akan dilakukan asesmen lapangan oleh asesor dari KAN pada tahun 2019. Semakin menarik bukan kisah ini? Bagaiamana Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang mempersiapkan asesmen tersebut? Apa saja yang dilakukan pasca asesmen? Apakah Labotorium Lingkungan DLH Kabupaten Pemalang berhasil mendapatkan sertifikat akreditasi yang diidam-idamkan? Silakan para pembaca untuk menyimak kelanjutannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat