14 Juni 2026
WhatsApp Image 2025-07-12 at 10.10.37

PEMALANG – Sejumlah relawan dari Yayasan Peduli Pedia Sosial Nusantara mengikuti pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga dalam sebuah workshop yang digelar di salah satu rumah makan di Pemalang. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara Yayasan Peduli Pedia Sosial Nusantara dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber Wahmu, Kepala Desa Bojongnangka, yang juga dikenal sebagai tokoh pegiat lingkungan dan pengelolaan sampah.

Dalam sambutannya, Kepala DLH Kabupaten Pemalang, Wiji Mulyati, menyampaikan bahwa saat ini semakin banyak kelompok masyarakat yang mulai peduli terhadap isu sampah, termasuk Yayasan Peduli Pedia yang aktif dalam kegiatan pengelolaan limbah rumah tangga. Ia menekankan bahwa sampah rumah tangga memiliki potensi untuk diolah menjadi kompos atau pupuk organik, serta bisa dipilah menjadi bahan yang bernilai guna.

Wiji menjelaskan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu menginspirasi peserta untuk mengelola sampah dari rumah tangga mereka sendiri, sehingga bisa memberikan manfaat langsung sekaligus memunculkan perputaran ekonomi di tingkat rumah tangga. “Dari rumah, sampah sudah bisa diselesaikan, tak perlu sampai ke TPA,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pemalang juga tengah membangun fasilitas TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) sebagai upaya menyelesaikan persoalan sampah secara mandiri di masing-masing wilayah. Wiji juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di pinggir jalan dan mendorong agar masyarakat aktif mengelola sampah atau menyerahkannya ke TPS terdekat.

“Kalau bukan kita yang mengelola sampah, siapa lagi? Kalau tidak dimulai sekarang, kapan lagi?” tegasnya.

Wiji turut mengingatkan bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan telah diatur dalam Perda Nomor 13 Tahun 2012, dan akan ada penertiban rutin untuk menegakkan aturan tersebut agar jalan-jalan bebas dari tumpukan sampah.

Sementara itu, Burhanudin selaku Ketua Yayasan Peduli Pedia Sosial Nusantara menyampaikan bahwa yayasan ini fokus pada bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat. Melalui pelatihan pengelolaan sampah, pihaknya berharap para relawan bisa memanfaatkan sampah rumah tangga secara maksimal dan menjadikannya sumber yang produktif.

“Harapannya, sampah di rumah tak hanya berkurang, tapi bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat,” pungkasnya.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *