12 Juni 2026
20250916_085321

PEMALANG – Ketua Tim Pemantau Adipura Jawa Tengah, Atik Suryaningsih, menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan bertujuan untuk menilai sejauh mana implementasi program Adipura di daerah berjalan dengan baik.

“Program ini menjadi indikator penting dalam menilai kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam pengelolaan sampah serta upaya menjaga kebersihan lingkungan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pemalang, Wiji Mulyati, menegaskan pihaknya bersama dengan OPD terkait terus melakukan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Ia menambahkan bahwa pada tahun 2025, DLH Pemalang telah merancang master plan pengelolaan lingkungan dengan peta jalan hingga periode 2026–2035.

Kunjungan tim pemantau Adipura diterima langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, di ruang Gadri rumah dinas bupati pada Selasa (16/9/2025), didampingi sejumlah OPD.

Dalam sambutannya, Bupati Anom menyatakan bahwa kehadiran tim pemantau memberikan dorongan semangat bagi Pemalang untuk dapat meraih penghargaan Adipura.

“Ini sebuah kehormatan bagi Kabupaten Pemalang. Kehadiran tim pemantau menjadi motivasi agar kami lebih giat menjaga lingkungan. Sebab kesadaran bersama adalah kunci, tanpa itu kondisi lingkungan akan tetap tidak tertata,” ujar Anom.

Ia menambahkan, hasil evaluasi dari tim akan dijadikan acuan bagi Pemkab Pemalang untuk menyusun rencana kerja yang lebih terarah sesuai kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup. Bupati juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari pengelolaan sampah, isu sosial, hingga manajemen lingkungan, yang kini menjadi kompetisi antar daerah.

“Harapannya evaluasi ini bisa menjadi bahan perbaikan bagi kita semua. Walau banyak kemajuan yang sudah dicapai, Pemalang tetap harus memiliki konsep yang matang agar siap menghadapi persoalan lingkungan di masa mendatang,” pungkasnya.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *